Friday, December 5, 2025

puisi untuk mu

Jejak langkahmu masih ada
Suaramu masih terngiang di kepala
Adakah engkau merindukan Atma
Yang kini menjauh dari dunia

Hati rindu menangis
Menangis akan rindu yang kian mengikis
Terlena akan fatamorgana yang terlukis 
Hingga tak sadar bahwa iman tlah terkikis

Apa yang ku cari
Jika ada kaitannya dengan dunia ini
Tentu akan meninggalkan ku tanpa pamrih
Tanpa khawatir atmaku bahagia atau sedih

Ada yang penting namun sering terlupakan
Menjadi inti kehidupan namun sering diremehkan
Ia tak memanggil dalam suara melengking pada pendengaran
Namun ia hadir dari hati melalui bisikan.

Dia Rasulullah yang telah pergi 
Suaranya tak terdengar lagi
Langkahnya tak terlihat pun untuk mengiringi
Hati yang dipukul kelalaian dunia yang silih berganti

Ku usahakan keras untuk taat
Menjadikan mu teladan tak terlihat
menjadi cahaya hidup dan sumber Rahmat.
Dari Allah, namamu agung dikenang sempai akhirat

No comments:

Post a Comment

waspadai penipu dimana mana

Kebutuhan semakin bertambah, harga barang semuanya naik namun pekerjaan semakin sulit. Kesulitan hidup memaksa sebagaian orang menggunakan c...